BYD Targetkan Penjualan Tinggi Pada GIIAS 2026

BYD Targetkan Penjualan Tinggi Pada GIIAS 2026

BYD Targetkan Penjualan Tinggi pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan optimisme mampu melampaui pencapaian tahun sebelumnya. Setelah berhasil mengumpulkan lebih dari 4.200 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) pada GIIAS 2025, BYD kini memiliki modal yang lebih kuat berkat bertambahnya lini produk, termasuk kehadiran BYD M6 DM yang langsung mendapat respons positif dari pasar Indonesia.

Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Dalam dua tahun terakhir, pasar kendaraan listrik nasional mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil listrik dan kendaraan plug-in hybrid (PHEV), ditambah semakin berkembangnya infrastruktur pendukung, menjadi peluang besar bagi BYD untuk mencetak rekor penjualan baru selama pameran otomotif terbesar di Indonesia ini.

BYD Targetkan Penjualan Tinggi Berbekal Portofolio Produk yang Semakin Lengkap

Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyampaikan bahwa pencapaian pada GIIAS tahun lalu menjadi tolok ukur sekaligus tantangan baru bagi perusahaan.

Jika pada GIIAS 2025 BYD berhasil meraih lebih dari 4.200 SPK hanya dengan enam model kendaraan, maka tahun ini peluang untuk meningkatkan angka tersebut dinilai jauh lebih besar. Hal ini didukung oleh bertambahnya pilihan kendaraan yang dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen.

Beberapa model yang menjadi andalan BYD di Indonesia antara lain:

Dengan pilihan produk yang semakin beragam, BYD optimistis mampu menjangkau lebih banyak calon pembeli selama GIIAS 2026 berlangsung.

Baca Juga : Penjualan BYD Atto 1 Tempel Brio Satya

Kehadiran BYD M6 DM Menjadi Daya Tarik Baru

Salah satu sorotan utama pada GIIAS 2026 adalah hadirnya BYD M6 DM, kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV) berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Model ini menjadi pelengkap lini elektrifikasi BYD karena menawarkan kombinasi motor listrik dan mesin bensin yang mampu memberikan efisiensi sekaligus fleksibilitas berkendara.

Beberapa keunggulan BYD M6 DM antara lain:

  • Teknologi Dual Mode (DM) yang cerdas.
  • Konsumsi bahan bakar lebih efisien.
  • Cocok digunakan untuk perjalanan dalam maupun luar kota.
  • Kabin luas untuk kebutuhan keluarga.
  • Tetap dapat digunakan meski baterai belum diisi ulang.

Respon positif terhadap model ini sudah terlihat sejak awal peluncurannya. Bahkan dalam beberapa hari pertama pameran, BYD M6 DM berhasil mengumpulkan ratusan SPK dan menjadi salah satu model PHEV dengan permintaan tertinggi.

Produksi Lokal Menjadi Nilai Tambah

Selain menghadirkan produk baru, BYD juga membawa kabar baik melalui produksi lokal BYD M6 EV di pabrik Subang, Jawa Barat.

Langkah ini menunjukkan komitmen BYD dalam mendukung industri otomotif nasional sekaligus memenuhi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah melampaui 40 persen.

Produksi lokal memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:

  1. Mempercepat distribusi kendaraan kepada konsumen.
  2. Mendukung pengembangan industri komponen dalam negeri.
  3. Meningkatkan daya saing produk di pasar Indonesia.
  4. Menunjukkan komitmen investasi jangka panjang BYD.

Ke depan, tidak menutup kemungkinan semakin banyak model BYD yang akan dirakit secara lokal untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Terus Bertumbuh

Optimisme BYD juga didukung oleh perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang menunjukkan tren sangat positif.

Pada Semester I 2026, penjualan kendaraan listrik di Indonesia mencapai lebih dari 77 ribu unit, meningkat sekitar 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menariknya, pangsa pasar kendaraan listrik yang sebelum 2024 masih berada di bawah satu persen kini telah melampaui 22 persen. Peningkatan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap kendaraan ramah lingkungan.

Beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan pasar EV antara lain:

  • Infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang.
  • Pilihan model kendaraan listrik semakin beragam.
  • Teknologi baterai yang semakin efisien.
  • Biaya operasional yang lebih rendah dibanding mobil konvensional.
  • Meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan rendah emisi.

GIIAS 2026 Menjadi Momentum Penting bagi BYD

Bagi BYD, GIIAS bukan sekadar ajang pameran otomotif, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan inovasi terbaru kepada masyarakat.

Selama pameran, pengunjung dapat melihat langsung berbagai model kendaraan listrik dan hybrid terbaru, berkonsultasi dengan tenaga penjual, hingga melakukan test drive pada beberapa model unggulan.

Momentum ini juga dimanfaatkan BYD untuk memperkuat citra mereknya sebagai salah satu produsen kendaraan elektrifikasi yang berkembang pesat di Indonesia.

Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, GIIAS 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu pameran dengan transaksi kendaraan elektrifikasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Persaingan EV Semakin Ketat, BYD Tetap Percaya Diri

Industri kendaraan listrik Indonesia kini semakin kompetitif dengan hadirnya berbagai merek global. Namun BYD memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi modal penting untuk mempertahankan daya saing.

Beberapa faktor yang memperkuat posisi BYD antara lain:

KeunggulanManfaat bagi Konsumen
Pilihan produk lengkapMenjangkau berbagai kebutuhan konsumen
Teknologi Blade BatteryLebih aman dan tahan lama
Kendaraan BEV dan PHEVMemberikan lebih banyak opsi mobilitas
Produksi lokalMendukung ketersediaan unit dan layanan
Jaringan dealer berkembangMemudahkan layanan penjualan dan purna jual

Dengan kombinasi inovasi produk dan strategi bisnis yang matang, BYD optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan penjualannya di Indonesia.

Baca Juga : BYD M6 DM Pimpin Pasar PHEV Indonesia

Prospek Penjualan Hingga Akhir Tahun

Melihat performa pasar pada semester pertama 2026, banyak pelaku industri memperkirakan penjualan kendaraan elektrifikasi akan terus meningkat hingga akhir tahun.

Jika tren positif tersebut berlanjut, bukan tidak mungkin BYD mampu melampaui pencapaian penjualan pada GIIAS tahun sebelumnya. Kehadiran model-model baru, termasuk kendaraan plug-in hybrid dan mobil listrik yang diproduksi secara lokal, menjadi faktor penting yang dapat mendorong peningkatan SPK selama pameran berlangsung.

Selain itu, antusiasme masyarakat terhadap teknologi kendaraan ramah lingkungan diperkirakan akan semakin tinggi seiring bertambahnya edukasi dan kemudahan akses terhadap kendaraan listrik.

Kesimpulan

BYD Targetkan Penjualan Tinggi pada GIIAS 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat posisinya di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. Didukung portofolio produk yang semakin lengkap, kehadiran BYD M6 DM, produksi lokal, serta pertumbuhan pasar EV yang terus meningkat, BYD memiliki peluang besar untuk mencetak rekor penjualan baru selama ajang pameran berlangsung.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai spesifikasi, harga terbaru, promo menarik, simulasi kredit, maupun jadwal test drive berbagai model BYD, segera hubungi Dealer BYD Tangerang. Tim kami siap memberikan konsultasi profesional dan membantu Anda menemukan kendaraan listrik atau plug-in hybrid yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas Anda.